Mengenal KAIST, Universitas di Korea Selatan dan Cara Dapatkan Beasiswa

ikon logo portal mahasiswa

Kamis, 18 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO BEASISWA | KAIST dikenal sebagai universitas terkemuka di Korea Selatan dengan fokus utama pada penelitian. Sejak berdiri pada tahun 1971, universitas ini telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan teknik.

Terletak di Daedeok Innopolis, Daejon, Korea Selatan, kampus KAIST telah tumbuh menjadi lembaga yang dinamis dan seringkali dijadikan sebagai acuan oleh universitas-universitas terkemuka dalam dunia pendidikan dan penelitian ilmiah global.

Universitas KAIST memiliki reputasi yang sangat baik dalam menyediakan program pendidikan tinggi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Mulai dari fisika, teknik, matematika, hingga bisnis, manajemen, dan ilmu sosial, KAIST menawarkan berbagai program akademik yang berkualitas.

Tak hanya fokus pada pendidikan, KAIST juga sangat aktif dalam riset berteknologi dasar untuk mengatasi isu-isu global. Universitas ini bekerja sama dengan 232 institusi mitra di 55 negara untuk menciptakan solusi inovatif.

Prestasi KAIST sebagai salah satu kampus terbaik di Korea Selatan juga diakui oleh berbagai lembaga pemeringkat perguruan tinggi. Diantaranya adalah peringkat ke-3 versi EduRank, peringkat ke-53 dunia menurut Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings, dan peringkat ke-2 menurut UniRank. KAIST terus berusaha untuk memberikan pendidikan dan riset terbaik bagi mahasiswanya demi menciptakan dampak positif bagi masyarakat global.

Biaya Kuliah KAIST

Berdasarkan informasi yang tertera di situs resmi, biaya kuliah untuk mahasiswa sarjana KAIST yang mengambil 0-3 satuan kredit semester (SKS) adalah sebesar 381.000 won atau sekitar Rp 4.450.080 (dengan kurs Rp 11,68). Semakin banyak SKS yang diambil, maka biaya kuliah juga akan semakin meningkat.

Selanjutnya, mahasiswa dengan mengambil 4-6 SKS akan dikenakan biaya sebesar 572.000 won atau sekitar Rp 6.680.960 per semester. Untuk jumlah SKS 7-9, biaya kuliahnya mencapai 1.144.000 won atau sekitar Rp 13.361.920 per semester. Sedangkan untuk lebih dari 10 SKS, biaya kuliahnya adalah 1.717.000 won atau sekitar Rp 20.054.560 per semester.

Sementara itu, rincian biaya kuliah pascasarjana di KAIST per semester sebagai berikut:

– KAIST Master of Business Administration (MBA): 13.200.000 won.

– Impact MBA: 13.200.000 won.

– Techno MBA (TMBA): 12.600.000 won.

– Executive MBA (EMBA): 20.000.000 won.

Baca Juga :  ITB dan China University of Petroleum Perkuat Riset Energi Bersih Lewat MoU Baru

– Finance MBA (FMBA): 15.910.000 won.

– Information and Media MBA (IMMBA): 20.090.000 won.

– Social Entrepreneurship MBA (SEMBA): 12.600.000 won (untuk mahasiswa yang masuk pada 2021) dan 13.200.000 won (untuk mahasiswa yang masuk pada 2022).

– Professional MBA (PMBA): 8.100.000 won dan 8.000.000 won (untuk mahasiswa yang masuk pada 2022)

– Master of Information Management (IMMS): 10.250.000 won dan 10.080.000 won (untuk mahasiswa yang masuk pada 2022).

– Master of Financial Engineering (MFE): 15.910.000 won.

– Green Business and Policy Program: 12.360.000 won.

– Digital Finance MBA (DFMBA): 12.000.000 won.

Cara Dapat Beasiswa KAIST

Berdasarkan informasi yang tersedia di situs resmi, KAIST menawarkan tiga sistem beasiswa yang berbeda. Pertama, ada beasiswa yang bertujuan untuk menjaga kemampuan akademik mahasiswa. Kedua, beasiswa yang mendorong semangat kompetisi sehat, namun tetap menghindari persaingan yang berlebihan. Terakhir, ada beasiswa yang memberikan bantuan kepada mahasiswa berpenghasilan rendah agar dapat membayar biaya kuliah.

Untuk memenuhi syarat mendapatkan beasiswa standar untuk program sarjana, calon penerima harus menyelesaikan setidaknya 12 satuan kredit semester pada semester sebelumnya dan mempertahankan indeks prestasi kumulatif minimal B- (3,0 dari skala 4,3). Beasiswa diberikan dalam bentuk dukungan pendidikan dan biaya hidup bulanan, dengan batas maksimal tidak lebih dari 500.000 won Korea Selatan atau sekitar Rp 5.840.000 (kurs Rp 11,68).

Selain itu, sesuai kebijakan pemerintah Korea Selatan, setiap mahasiswa dilarang menerima lebih dari satu jenis beasiswa atau beasiswa ganda. Jika seorang mahasiswa memenuhi syarat untuk lebih dari satu beasiswa, maka akan diberikan beasiswa yang memberikan manfaat terbesar bagi mahasiswa bersangkutan.

Jenis Beasiswa KAIST

Sementara itu, terdapat lima jenis beasiswa di KAIST yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Berikut daftarnya: 

1. Beasiswa Pendaftaran

– Beasiswa Sains Presiden mencakup biaya masuk, bantuan biaya studi, dan biaya hidup dengan ketentuan telah menempuh minimal 12 SKS dan memiliki IPK 3,13/4,3 di semester sebelumnya.

– Beasiswa Unggulan Nasional (Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknik) mencakup biaya masuk, bantuan biaya studi, dan biaya hidup dengan ketentuan telah menempuh minimal 12 SKS dan memiliki IPK 3,13/4,3 di semester sebelumnya.

– Beasiswa Nasional (Tipe 1) mencakup bantuan biaya standar sebesar 2.250.000 won Korea Selatan per semester dengan ketentuan telah menempuh minimal 12 SKS dan memiliki IPK 2,50/4,3 di semester sebelumnya.

Baca Juga :  45 Wakil Unesa Perkuat Merah Putih di 15 Cabor SEA Games XXXIII Thailand

– Beasiswa Keluarga Berpenghasilan Rendah untuk mahasiswa yang tidak lolos seleksi Beasiswa Nasional (Tipe 1) dengan ketentuan telah menempuh minimal 12 SKS dan memiliki IPK 2,00 hingga 2,50 dari skala 4,3.

– Beasiswa Bantuan Keuangan mencakup biaya penuh kuliah dengan ketentuan telah menempuh minimal 12 SKS dan memiliki IPK 3,00/4,3 di semester sebelumnya.

– Beasiswa Eksternal yang ketentuannya ditetapkan oleh masing-masing penyelenggara. 

2. Beasiswa Promosi Akademik

– Beasiswa Kehormatan Departemen Jurusan Valedictorian mencakup bantuan uang sebesar 250.000 won Korea Selatan per bulan untuk mahasiswa berprestasi di jurusan, mahasiswa berprestasi tingkat akhir, menempuh setidaknya 15 SKS, serta mahasiswa berprestasi di bidang akademik (tidak termasuk Manajemen TI dan Komunikasi Informasi).

– Beasiswa Kehormatan Departemen Jurusan Salutatorian mencakup bantuan uang sebesar 200.000 won Korea Selatan per bulan untuk mahasiswa berprestasi di jurusan, mahasiswa berprestasi tingkat akhir, menempuh setidaknya 15 SKS, serta mahasiswa berprestasi di bidang akademik (tidak termasuk Manajemen TI dan Komunikasi Informasi).

– Beasiswa Unggulan Akademik mencakup bantuan uang sebesar 400.000 won Korea Selatan per semester untuk mahasiswa Manajemen TI dan Komunikasi Informasi dengan minimal IPK 18 SKS dan IPK minimal 3,70/4,3.

– Beasiswa Pengembangan Departemen mencakup bantuan uang kurang dari 500.000 won Korea Selatan per bulan.

– Hibah Studi mencakup bantuan uang kurang dari 500.000 won Korea Selatan per bulan untuk mahasiswa yang memiliki IPK minimal 3,0/4,3. 

3. Beasiswa Tenaga Kerja

– Beasiswa Tenaga Kerja Standar sebesar 200.000 won Korea Selatan per bulan.

– Beasiswa Tenaga Kerja Khusus sebesar 250.000 won Korea Selatan per bulan.

– Beasiswa Tenaga Kerja Keluarga Berpenghasilan Rendah sebesar 300.000 won Korea Selatan per bulan.

– Beasiswa Magister sebesar 335.000 won Korea Selatan per bulan. 

4. Bantuan Keuangan

– Bantuan Keuangan Sarjana sebesar 135.000 won Korea Selatan per bulan.

– Bantuan Keuangan Magister sebesar 265.000 won Korea Selatan per bulan. 

Beasiswa Lainnya

– Beasiswa KAIST untuk Keluarga Berduka bagi anak-anak dosen sebesar 300.000 won Korea Selatan per bulan.

– Beasiswa Eksekutif Komunitas Mahasiswa Otonom sebesar 400.000-600.000 won Korea Selatan per bulan. 

Semoga Info Beasiswa ini bermanfaat. Share ke yang lain ya.

Follow WhatsApp Channel portalmahasiswa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan
Tim Universitas Brawijaya Raih Silver Medal Internasional Lewat Inovasi Bank Sampah Digital
Dosen UIN KHAS Jember Belajar Al-Qur’an Braille Bersama Penyandang Tunanetra, Perkuat Pengabdian Inklusif
Unpad Wisuda 14 Mahasiswa Internasional dari 7 Negara, Bukti Kampus Makin Mendunia

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan

Berita Terbaru