Edukasi Literasi Keuangan dan Pengelolaan Uang Saku bagi Siswa MA YAPIA Parung

Andira Eka Ajeng Arisani, Inasya Dhiya Sasira, Vivi Alviany (Mahasiswa Universitas Pamulang)

ikon logo portal mahasiswa

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Portal Mahasiswa | Bogor– Mahasiswa Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Be Smart Your Money: Edukasi Literasi Keuangan dan Pengelolaan Uang Saku bagi Siswa MA YAPIA Parung” pada Jumat, 16 Oktober 2026. Bertempat di MA YAPIA Parung, Kabupaten Bogor, kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa dan bertujuan mengenalkan cara mengatur uang saku secara bijak sejak usia sekolah.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh tim mahasiswa Universitas Pamulang yang diketuai Andira Eka Ajeng Arisani, bersama Inasya Dhiya Sasira dan Vivi Alviany. Melalui program ini, para mahasiswa mengajak siswa melihat bahwa kebiasaan mengelola uang dapat dimulai dari hal yang paling dekat dengan keseharian mereka, yakni uang saku yang diberikan orang tua.

Dalam penyampaian materi, siswa diperkenalkan pada perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, cara menentukan prioritas pengeluaran, serta pentingnya menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. Contohnya sederhana: sebelum membeli jajanan atau barang yang sedang tren, siswa dapat mempertimbangkan lebih dahulu kebutuhan sekolah, transportasi, dan pengeluaran penting lainnya.

Pembahasan mengenai uang saku juga menjadi ruang untuk mengenalkan tanggung jawab dalam mengambil keputusan. Setiap pilihan pengeluaran memiliki konsekuensi: uang yang digunakan untuk membeli sesuatu tidak lagi dapat dipakai untuk tujuan lain. Dengan memahami hal tersebut, siswa diharapkan lebih teliti menimbang manfaat suatu pembelian dan tidak hanya mengikuti keinginan sesaat.

Para siswa juga diajak memahami manfaat mencatat pemasukan dan pengeluaran secara sederhana. Dengan mengetahui ke mana uang saku digunakan, mereka dapat mulai merencanakan pengeluaran berikutnya dan mengurangi kebiasaan membeli sesuatu secara spontan. Menabung pun tidak harus menunggu memiliki uang dalam jumlah besar; menyisihkan sedikit demi sedikit secara konsisten dapat menjadi langkah awal yang berarti.

Baca Juga :  Semangat Kurban di UIN Suska Riau, Mahasantri Belajar Kepedulian Lewat Aksi Nyata

Contoh pengelolaan uang saku bisa dimulai dengan membagi dana yang diterima ke dalam beberapa keperluan. Kebutuhan yang harus dipenuhi lebih dahulu ditempatkan sebagai prioritas, kemudian sebagian uang disisihkan untuk tabungan sesuai kemampuan. Apabila masih tersedia sisa dana, siswa dapat menggunakannya untuk kebutuhan tambahan. Cara ini bukan aturan yang kaku, melainkan latihan agar mereka berpikir sebelum mengeluarkan uang.

Topik ini relevan dengan kehidupan remaja saat ini. Kemudahan berbelanja melalui platform digital dan banyaknya promosi di media sosial membuat keputusan membeli barang sering terasa begitu cepat. Karena itu, keterampilan membedakan kebutuhan dan keinginan penting agar siswa lebih berhati-hati sebelum mengeluarkan uang.

Selain kemampuan menahan keinginan berbelanja, siswa juga perlu mengenal pentingnya menetapkan tujuan keuangan. Tujuan itu tidak harus besar, misalnya menyisihkan uang untuk membeli buku, alat tulis, atau kebutuhan belajar lainnya. Ketika memiliki tujuan yang jelas, kegiatan menabung menjadi lebih bermakna dan siswa dapat belajar sabar serta konsisten dalam mencapai sesuatu.

Bagi tim mahasiswa, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk membagikan pengetahuan yang bermanfaat langsung bagi lingkungan sekolah. Kehadiran mereka juga menunjukkan peran mahasiswa dalam mendukung pendidikan keterampilan hidup, khususnya literasi keuangan yang dapat dipraktikkan dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  ARM HA-IPB Ajak Wisudawan IPB Pelihara Semangat Tolong Menolong

Program ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan di kelas. Siswa dapat mulai menerapkan langkah kecil di rumah, misalnya membuat catatan pengeluaran selama satu minggu dan mengevaluasi pengeluaran mana yang benar-benar diperlukan. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu mereka mengenali pola belanja pribadi sekaligus melatih kemampuan menyusun rencana keuangan yang realistis.

Melalui “Be Smart Your Money”, tim berharap 30 siswa yang mengikuti kegiatan dapat mulai membiasakan diri mengatur uang saku, mencatat pengeluaran, dan menabung sesuai kemampuan. Pesan yang ingin ditanamkan sederhana: cerdas mengelola uang bukan tentang seberapa banyak uang yang dimiliki, melainkan bagaimana menggunakannya dengan bijak untuk kebutuhan hari ini dan masa depan.

Artikel ini disusun sebagai bentuk dokumentasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sekaligus sarana informasi dan edukasi bagi masyarakat umum, khususnya civitas pendidikan, mengenai pentingnya literasi keuangan dan pengelolaan uang saku sejak dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran generasi muda untuk membangun kebiasaan finansial yang bijak, disiplin dalam mengatur pengeluaran, serta bertanggung jawab dalam mengambil keputusan keuangan sebagai bekal menuju masa depan yang lebih mandiri dan terencana.

 

 

 

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel portalmahasiswa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirjen Pesantren Basnang Berharap UIB Buka Program Studi Manajemen Pesantren
Gubernur DKI Jakarta Resmikan Universitas Ciputra Jakarta, Ini Harapannya
Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan
Tim Universitas Brawijaya Raih Silver Medal Internasional Lewat Inovasi Bank Sampah Digital

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Dirjen Pesantren Basnang Berharap UIB Buka Program Studi Manajemen Pesantren

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Edukasi Literasi Keuangan dan Pengelolaan Uang Saku bagi Siswa MA YAPIA Parung

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Gubernur DKI Jakarta Resmikan Universitas Ciputra Jakarta, Ini Harapannya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi

Berita Terbaru