Waktu-Waktu Mustajabah Untuk Berdoa

Waktu-Waktu Mustajabah Untuk Berdoa | Doa adalah ibadah yang paling mulia di sisi Allah, dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata bahwasanya Rasulullah SAW bersabda :

“Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah daripada doa”. [Sunan At-Timidzi]

Selama ini tahukah kita, sebenarnya ada waktu-waktu khusus yang menjadikan doa kita lebih mudah untuk terkabul. Oleh karena itu, selayaknya kita memperhatikan waktu-waktu khusus tersebut. Berikut ini adalah waktu-waktu istimewa yang selayaknya jangan sampai kita lewatkan. Dan semoga kita dapat mengunakannya waktu-waktu tersebut untuk berdo’a dengan sebaik-baiknya. Selain itu, kita juga perlu mengetahui Siapa saja Orang-Orang Yang Mustajabah Do’anya. Semoga setelah membaca artikel ini semua do’a dan impian-impian kita cepat di kabulkan oleh Allah SWT. Amiin..!

Waktu Mustajabah Untuk Berdoa

Waktu Mustajabah Untuk Berdoa

Di antara Waktu-Waktu Mustajabah Untuk Berdoa antara lain :

1. Do’a Pada Malam (lailatul) Qadar

Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah SAW : “Wahai Rasulullah, apa petunjukmu bila aku mendapati malam (laitul) Qadar itu, apa yang harus aku ucapkan?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Ucapkanlah (doa):

« اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي »

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, mencintai perbuatan memberi maaf, maka maafkanlah aku.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, dan An-Nasa`i dalam Al-Kubra)

2. Do’a di Sepertiga Malam Terakhir dan di Waktu Sahur

Allah SWT menyebutkan salah satu sifat para hamba-Nya yang beriman dalam firman-Nya (artinya):
“Dan pada waktu akhir malam (waktu sahur) mereka memohon ampun.” (Adz-Dzariyat: 18)
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menyatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

« يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ » 

Rabb kita Yang Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam yang akhir seraya berfirman: “Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku mengabulkan doanya. Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku berikan apa yang dimintanya. Siapa yang minta ampun kepada-Ku maka aku akan mengampuninya.” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)

3. Do’a di Akhir Shalat Fardhu

Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu berkata: “Pernah ada yang bertanya kepada Rasulullah SAW: “Wahai Rasulullah, doa apakah yang didengarkan (dikabulkan)?” Rasulullah SAW menjawab:

« جَوْفُ اللَّيْلِ الآخِرُ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ »

“Doa yang dipanjatkan di tengah malam yang akhir dan di akhir shalat wajib.” (HR. At-Tirmidzi dan An-Nasa`i dalam Al-Kubra)

4. Do’a di Antara Adzan dan Iqamah

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah SAW bersabda:

« لاَ يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ »

“Tidak tertolak doa yang dipanjatkan antara adzan dan iqamah.” (HR. Abu Dawud)

5. Do’a Pada Suatu Waktu di Malam Hari

Jabir radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Rasulullah SAW bersabda:

« إِنَّ فِى اللَّيْلِ لَسَاعَةً لاَ يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ »

“Sesungguhnya pada malam hari ada satu waktu yang tidaklah bersamaan dengan itu seorang muslim meminta kepada Allah kebaikan dari perkara dunia dan akhirat, melainkan Allah akan mengabulkan permintaan tersebut, dan itu ada di setiap malam.” (HR. Muslim dan Ahmad)

Al-Imam An-Nawawi rahimahullah ketika menjelaskan hadits di atas mengatakan: “Pada hadits tersebut terkandung adanya penetapan satu waktu mustajab pada setiap malam, dan anjuran untuk berdoa di waktu-waktu malam dengan harapan bertepatan dengan waktu mustajab tersebut.” (Al-Minhaj, 3/95)

6. Do’a Ketika Dikumandangkannya Adzan dan Dirapatkannya Barisan, Berhadapan dengan Barisan Musuh di Medan Tempur

Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhuma berkata : Rasulullah SAW bersabda: “Dua waktu/keadaan yang didalamnya dibukakan pintu-pintu langit dan jarang sekali tertolak doa yang dipanjatkan ketika itu, yaitu saat diserukan panggilan shalat (adzan) dan saat berada dalam barisan di jalan Allah (ketika berhadapan dengan musuh di medan perang).” (HR. Ibnu Hibban dan Al-Baihaqy dalam Al-Kubra)

7. Do’a Pada Hari Jum’at

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah SAW menyebut tentang hari Jum’at, beliau bersabda:

« إِنَّ فِى الْجُمُعَةِ لَسَاعَةً لاَ يُوَافِقُهَا مُسْلِمٌ قَائِمٌ يُصَلِّى يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَقَالَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا يُزَهِّدُهَا»

“Sesungguhnya di hari Jum’at itu ada suatu waktu yang tidaklah waktu tersebut bertepatan dengan seorang muslim yang sedang melaksanakan shalat, lalu meminta kepada Allah suatu kebaikan, kecuali pasti Allah akan mengabulkannya.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan dengan tangannya untuk menunjukkan singkatnya waktu tersebut. (Muttafaqun ‘alaihi)

Ulama berbeda pendapat tentang batasan waktunya. Ada yang mengatakan waktunya adalah saat masuknya khatib ke masjid. Ada yang mengatakan ketika matahari telah tergelincir, ada yang mengatakan setelah shalat ashar, dan ada pula yang mengatakan waktunya dari terbit fajar sampai terbit matahari. (Al-Minhaj, 6/379)

Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah dalam Zadul Ma’ad (1/378), berpendapat bahwa pendapat yang lebih tepat dalam permasalahan ini adalah bahwa waktunya setelah shalat ashar, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya pada hari Jum’at itu ada suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim memohon suatu kebaikan kepada Allah, kecuali pasti Allah akan mengabulkannya, dan waktunya adalah setelah shalat ashar.” (HR. Ahmad)

8. Do’a Pada Waktu Bersujud

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah SAW bersabda:

« أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ »

“Paling dekatnya seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang sujud maka perbanyaklah oleh kalian doa ketika sedang sujud.” (HR. Muslim)

9. Doa Pada Hari Arafah

Rasulullah SAW bersabda:

« خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ »

“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR. At-Tirmidzi dan Al-Baihaqy)

Sebenarnya tidak ada doa yang tidak dikabulkan oleh Allah SWT. Allah SWT pasti mengabulkan semua doa hamba-hambanya. Hanya saja kita perlu mengetahui, Allah SWT akan mengabulkan doa-doa kita yang sesuai dengan kebutuhan kita dan pada waktu yang kita butuhkan.

Wallahu Alam Bissawab…

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Laki-laki dengan cita-cita ingin menjadi seorang IT Professional dan ingin jadi dosen di ITS. Dia merasa beruntung di kelilingi keluarga yang baik dan sahabat-sahabat yang luar biasa.


Related Posts

4 Responses to “Waktu-Waktu Mustajabah Untuk Berdoa”

  1. Cak Ismail

    Feb 18. 2014

    keren artikelnya gan, semoga bisa menjadi inspirasi untuk orang lain…

    Reply to this comment
    • Rizal Romadhoni Hidayatullah

      Mar 12. 2014

      makasih gan, semoga saja bisa bermanfaat dan menginspirasi semuanya, hehehe 😀

      Reply to this comment
  2. Awan Hacker

    Feb 18. 2014

    artikel ini bagus buat temen2 yang mau ngadepin UNAS dan SBMPTN, keren dah 😀

    Reply to this comment
    • Rizal Romadhoni Hidayatullah

      Mar 12. 2014

      iya gan, sebenernya artikel ini saya buat untuk nyemangati adik saya yg mau menghadapi UNAS bulan Mei ini kalau ndak salah 😀

      Reply to this comment

Leave a Reply