Persiapan Rasulullah Menyambut Bulan Ramadhan

Persiapan Rasulullah dan Sahabat Menyambut Bulan Ramadhan – Bulan Ramadhan beberapa hari lagi akan datang. Ramadhan adalah bulan yang agung dan penuh dengan keberkahan. Allah SWT menegaskan bahwa pada bulan Ramadhanlah Al-Qur’an yang mulia diturunkan.

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (Q.S Al-Baqarah [2]:185)

Di bulan Ramadhan juga terdapat malam yang lebih baik dari malam seribu bulan, yakni malam Lailatul Qadar.

Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al-Quran) ini pada Malam “Lailatul-Qadar” (Q.S. Al-Qadar [97]:1)

Rasulullah SAW juga bersabda :

Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan keberkahan. Allah telah mewajibkan kalian shaum di dalamya. Di bulan itu pintu-pintu surga di buka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Di bulan itu terdapat suatu malam yang baik dari seribu bulan. (HR An-Nasa’i dan Al-Baihaqi)

Di bulan ini pula Allah SWT melimpahkan pahala yang berlipat ganda, puluhan sampai ratusan kali lipat. Bahkan pahala ini bisa berlipat-lipat hingga jumlah yang Allah kehendaki. Selain itu, amalan di bulan Ramadhan juga bisa menjadi kafarat (penebus) dosa-dosa, selain dosa besar. Oleh karena itu, Ramadhan disebut sebagai bulan yang agung, penuh dengan kemuliaan dan keberkahan. Kedatangannya tentu harus kita sambut dengan penuh kegembiraan dan penghormatan yang agung.

 

Tata Cara Rasulullah Menyambut Bulan Ramadhan

Berikut adalah beberapa tatacara yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dalam menyambut bulan Ramadhan :

  • Rasulullah SAW memperbanyak puasa di bulan Sya’ban;
  • Rasulullah SAW mengadakan ceramah-ceramah agama kepada para sahabatnya di akhir bulan Sya’ban dengan menghadirkan tema-tema terkait keutamaan dan kelebihan bulan Ramadhan seperti sabda baginda Rasulullah SAW dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Hurairah r.a.

Sesungguhnya telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, yaitu bulan yang diberkati, Allah mewajibkan kepada kalian puasa di dalamnya, di dalamnya terbuka pintu-pintu surga dan tertutup pintu-pintu neraka Jahim dan di dalamnya dibelenggu para setan, di dalamnya terdapat malam yang lebih utama dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak diberikan kepadanya kebaikan selama bulan tersebut berarti telah tidak diberikan kepadanya segala bentuk kebaikan”

  • Memberikan ucapan selamat atas kedatangan bulan Ramadhan yang diberkahi. Ketika bulan Ramadhan datang, Rasulullah s.a.w. mengucapkan selamat kepada para sahabat dengan ungkapan:

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, pemimpin segala bulan, maka selamat datang kepadanya. Telah datang bulan puasa dengan membawa beragam keberkahan, maka alangkah mulianya tamu yang datang itu”

 

Persiapan Rasulullah dan Para Sahabat Menghadapi Bulan Ramadhan

Ada beberapa ajaran-ajaran yang diwariskan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat dalam menyambut datangnnya bulan suci Ramadhan. Kita harus menteladani dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari kita. Karena Rasulullah SAW adalah sebaik-baik makhluk dan telah ada didalam diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik. Berikut amalan-amalan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat menjelang bulan Ramadhan:

  • Kita dianjurkan untuk mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW dengan memperbanyak amal salih dan meninggalkan perbuatan maksiat;
  • Kita dianjurkan untuk mempererat hubungan tali silaturrahmi antar kita, baik dengan keluarga, handai taulan, sahabat, dan tetangga kita;
  • Kita dianjurkan untuk memperbanyak sedekah dan membantu mereka yang memerlukan bantuan agar mereka juga dapat melaksanakan puasa dan menikmati kegembiraan bersama Ramadhan;
  • Kita dianjurkan untuk meramaikan masjid-masjid dan musholla-muhsolla dengan berbagai ibadah seperti shalat tarawih berjamaah dan membaca al-Quran baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama.
  • Kita dianjurkan untuk menghidupkan semangat persatuan dan kesatuan antar kita selama bulan sauci Ramadhan. Rasa lapar kita adalah ajakan untuk bersolidaritas dengan sebagian saudara-saudara kita yang setiap saat dilanda kelaparan dan kesusahan hidup.

Semoga kita menjadi sebaik-baik umat selama bulan Ramadhan mendatang. Semoga bulan suci Ramadhan ini menjadi sebuah momen dan titik balik kita dalam mendewasakan diri dan menjadikan kita insan yang mulia disisi Allah SWT. Dan semoga Allah SWT juga melimpahkan keberkahan kepada kita, keluarga kita, dan saudara-saudara kita semua. Amiin..! Sekian artikel “Persiapan Rasulullah Menyambut Bulan Ramadhan” dari portalmahasiswa.com semoga bisa memberikan manfaat dan kebaikan untuk kita semua.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Laki-laki dengan cita-cita ingin menjadi seorang IT Professional dan ingin jadi dosen di ITS. Dia merasa beruntung di kelilingi keluarga yang baik dan sahabat-sahabat yang luar biasa.


Related Posts

No comments.

Leave a Reply