Pengertian Umroh dalam Syariat Islam

Pengertian Umroh dalam Syariat Islam – Umrah secara bahasa artinya adalah berkunjung. Sedangkan arti Umrah secara Syariat Islam adalah berkunjung ke Ka’bah dengan niat tertentu ( didalam hati memperkokoh maksud untuk menunaikan Ibadah Umrah hanya untuk Allah SWT semata bukan karena hal yang lain. Melakukan pekerjaan – pekerjaan tertentu seperti towaf, sa’i dan lain-lain sehingga sempurna pelaksanaan Ibadah Umrahnya. Umrah menurut mayoritas Ulama hukumnya wajib dilaksanakan bagi setiap muslim yang mampu secara financial maupun fisik dan mental, walaupun untuk menunaikan Umrah saat ini sudah bisa dibilang jauh lebih mudah dari pada tahun tahun yang lalu.

Pengertian-Umroh-dalam-Syariat-Islam

Pengertian-Umroh-dalam-Syariat-Islam

Pada zaman sekarang ini sudah banyak paket umroh yang mengemas perjalanan Umrah menjadi Paket Umrah yang sangat memudahkan dan bahkan meringankan dari segi biaya. Meskipun demikian masih banyak yang mengira bahwa pelaksanaan Ibadah Umrah ini sulit atau ribet dan lain sebagainya, terutama calon Jamaah umrah yang belum pernah Umrah sebelumnya, padahal sebenarnya pelaksanaan Ibadah Umrah ini sangatlah mudah jika calon Jamaah Umrah benar benar menyimak saat kajian Manasik Umrah.

Bahkan sangking mudahnya sampai-sampai dalam pelaksanaan Umrah ini tidak ada bacaan Khusus yang menjadi Rukun harus di baca dan kalau tidak di baca maka Umrahnya tidak sah, sebenarnya adalah jikalau saat pelaksana Ibadah Umrah ini sama sekali tidak membaca apapun saat menunaikannya maka Ibadah Umrah tersebut tetap sah.

Ibadah Haji  dan Umrah memiliki beberapa Rukun dan Wajib yang harus di laksanakan serta syarat-syarat di wajibkannya Umrah itu sendiri. Jika kita cermati seebenarnya ibadah Umrah ini adalah Ibadah badaniah atau Ibadah fisik walau tetap harus berdasarkan Niat yang benar ( Niat itu di dalam Hati ), jadi untuk memahami seperti apa sih sebenarnya Umrah ?, Siapa saja yang diwajibkan Umrah ? serta apa saja aturan-aturan Umrah yang diajarkan oleh Rasulullah S.A.W. ? maka diwajibkan bagi setiap calon Jamaah Umrah untuk mengikuti kajian Manasik Umrah yang benar dan lengkap serta sesuai dengan ajaran Rasulullah S.A.W. bukan yang banyak khurafat ( keyakinan-keyakinan semu tanpa dasar ) apalagi Bid’ah ( Ajaran baru dalam beribadah yang tidak pernah di ajarkan oleh Rasulullah S.A.W.

Sekian artikel Pengertian Umroh dalam Syariat Islam versi portalmahasiswa.com. Semoga bisa bermanfaat untuk para pembaca sekalian. Semoga bisa menambah wawasan kita seputar ibadah Haji dan Umroh. Kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya. 🙂

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Laki-laki dengan cita-cita ingin menjadi seorang IT Professional dan ingin jadi dosen di ITS. Dia merasa beruntung di kelilingi keluarga yang baik dan sahabat-sahabat yang luar biasa.


Related Posts

No comments.

Leave a Reply