Jaket Buat Ayah

Portalmahasiswa.com – Di dunia ini pasti kita kenal sosok Ayah, walau nggak semua orang bisa memahami sosoknya sampai ia dewasa, tapi yang jelas sosok Ayah pasti pernah mampir di hidup kita entah dalam waktu berapa tahun lamanya. Bagi gue pribadi, seorang Ayah itu adalah pribadi yang kadang dingin, dominan cuek, sering mencoba untuk melucu hanya untuk membuat kita sedikit tersenyum, orang yang perhatian tapi kita menganggapnya sebagai overprotective, orang yang selalu mendahulukan kebutuhan dan keinginan kita dibandingkan memenuhi kebutuhannya sendiri, yang kalau dipikir sebenarnya kebutuhan beliau itu lebih mendesak.

Jaket-Buat-Ayah

(sumber : google)

Ayah itu, seorang pria tangguh yang nggak pernah lelah, bagi beliau bekerja itu bukanlah beban, ya tentu aja pekerjaan beliau bukanlah hal yang mudah dan menyenangkan. Ayah gue sendiri adalah seorang karyawan swasta yang tugasnya antar barang sana-sini, nggak peduli panas maupun hujan, nggak peduli mau jauh ataupun dekat, nggak peduli jalanan sepi atau ramai bahkan macet sampai berkilo-kilo, nggak peduli beliau dalam keadaan super fit ataupun sedikit sakit, beliau nyatanya tetap berangkat dengan semangat dibalik kemudi mobilnya.

Jaket-Buat-Ayah-2

(sumber : google)

Kadang gue nggak bisa bayangin, harus bersabar di bawah terik sinar matahari di kota Jakarta yang panas dan silau-nya nauzubillah dalam waktu berjam-jam dalam mobil yang pastinya terasa sumpek banget. Tapi, beliau tetap sabar, walaupun kadang pasti terlintas perasaan kesal, tapi dengan lembutnya beliau selalu masih sempat memikirkan kita, sekedar kirim pesan atau telepon pendek hanya untuk bertanya ‘apa kamu udah makan? Atau kamu lagi ngapain?’. Tanpa kita sadari, tapi bagi beliau, suara kita itu mampu mengalahkan teriknya sinar matahari di hadapannya.
Setiap bulan setelah beliau terima gaji, beliau nggak pernah terpikir mau beli ini ataupun itu, yang sebenarnya bukan Cuma menjadi keinginannya tapi sudah jadi kebutuhannya, tapi beliau nggak pernah mewujudkan keinginannya sendiri, beliau lebih bahagia memberikan seluruh uang hasil jerih payahnya untuk memenuhi kebutuhan sekolah kita atau hanya untuk membeli apa yang kita inginkan, padahal itu sebenarnya nggak penting-penting banget buat kita.

Adakalanya gue mikir, kok ada sih manusia di dunia ini yang rela ngasih seluruh hasil jerih payahnya buat gue yang bahkan kerjanya Cuma berangkat sekolah dan belajar? kemudian gue yang habisin uang gaji beliau, padahal gue nggak membantu pekerjaan beliau sedikit pun. Entah udah berapa puluhan juta uang beliau yang kita habiskan, kadang kita nggak Cuma menghabiskannya buat hal yang penting, adakalanya gue sendiri tergoda buat beli tas, sepatu, baju baru, atau gadget yang lagi trend, tapi buat gue sendiri bukannya untuk beliau.

Melihat pekerjaan Ayah yang begitu berat, butuh kesabaran yang luar biasa, walaupun terkadang cuek tapi gue tau bahwa ayah gue adalah pria paling tulus di muka bumi ini yang pernah gue kenal dalam hidup gue. Tapi walaupun gitu, kadang kita masih enggan untuk sekedar bilang ‘terima kasih atas ketulusan Ayah’, merasa malu untuk bisa menunjukkan bahwa kita juga menyayangi beliau, padahal beliau sudah mendedikasikan hidupnya Cuma untuk melihat kita bahagia.

Apalagi, misalnya gue sendiri bukanlah orang yang ekspresif, sifat cuek Ayah gue bahkan menurun langsung ke gue, jadi gue pun juga bukan tipe orang yang bisa bilang ke Ayahnya kalau, ‘Aku Sayang Ayah’. Karena itu, gue pingin untuk ngasih beliau sebuah hadiah, sesederhana apapun hadiah itu, Ayah nggak pernah menilai dari besar ataupun mahalnya, beda sama kita yang kadang minta hadiah selalu yang mahal-mahal. Gue pingin beliau punya jaket baru, karena setiap hari gue tau beliau selalu berangkat kerja pakai jaket yang udah berapa tahun belakangan ini beliau beli, dan gue yakin kalau jaket itu pasti udah nggak senyaman saat pertama kali dibeli.

Jaket ini http://www.elevenia.co.id/ctg-jaket-blazer-pria gue harap seenggaknya bisa buat Ayah gue sedikit terlindungi dari terik matahari di saat siang, bisa memberi kehangatan di jalan kalau lagi musim hujan, dan juga bisa membuat beliau merasa lebih percaya diri. Gue nggak bisa memberi beliau semangat setiap hari untuk terus bekerja, menghadapi betapa sulitnya hidup yang bahkan gue nggak tau persisnya seperti apa, tapi gue pingin lewat jaket ini beliau jadi tau bahwa gue selalu sayang sama Ayah, dan selalu pingin beliau baik-baik aja, selalu sehat dan dilindungi di manapun berada, karena ucapan terima kasih yang bisa gue berikan untuk saat ini Cuma sekedar hal sesederhana macam jaket ini.

Jaket-Buat-Ayah-3

(sumber : google)

Karena itu, terima kasih banyak untuk pria luar biasa yang paling gue sayang dalam hidup gue, yang gue kenal dengan sebutan ‘Ayah’.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Laki-laki dengan cita-cita ingin menjadi seorang IT Professional dan ingin jadi dosen di ITS. Dia merasa beruntung di kelilingi keluarga yang baik dan sahabat-sahabat yang luar biasa.


Related Posts

No comments.

Leave a Reply